Senin, 21 April 2014

Metana, Mengancam Atmosfer.

    To the point saja ya. Kali ini saya akan membicarakan gas metana. Hhhmm, pembaca setia saya pasti sudah pada kenal kan dengan gas yang satu ini, karena gas ini selalu keluar dikala kalian buang gas sembarangan alias kentut. Walaupun komposisi Metana di kentut kita sedikit, eitts.. tapi metana bukan penyebab bau kentut kamu yang busuk ya.


Kenapa saya ingin membahas gas metana?

    Ceritanya singkat, Rabu Siang 16 April 2014, saya lagi makan siang sama tempe oreg depan televisi. Saya nonton laptop si Unyil ngebahas tentang energi alternatif untuk membangkitkan listrik. Salah satunya dari buah busuk, dan kenapa buah busuk dapat membangkitkan listrik, ya, kuncinya cuma satu si gas metana ini. Yang dihasilkan dari proses anaerob buah-buahan yang membusuk ini. Enggak taunya pikiran saya malah melayang-layang, saya keinget waktu di kelas. Waktu Bu Anj* ni (sensor karena saya enggak minta ijin dulu), mahasiswa yang lagi praktek di sekolah saya, ngasih selembar artikel beserta pertanyaan yang harus dijawab. Artikelnya membahas kentut sapi yang membahayakan lapisan ozon Bumi karena mengandung gas metana. Ngeri juga ya..

Prolog..

C-nya satu H-nya 4

    Gas Metana atau sering disebut Metana saja (Yaiyalah kampret!). Metana merupakan hidrokarbon paling sederhana berbentuk gas dan punya rumus kimia CH4. Si Metana ini aslinya enggak bau, tapi dalam keperluan industri untuk mendeteksi kebocoran makanya dikasih bau belerang (sulfur) yang baunya sama dengan kentut kita kalau ditambahin hidrogen sulfida. Rumus bau kentut itu 2 hidrogen sulfida sama sulfur/belerang. Yang saya tau sih gitu. Mau enggak mau si Metana harus berteman sama sulfur dan dituduh bau sama orang banyak.. kasian deh loe!!

Metana mengelilingimu..

    Selain oksigen dan karbondioksida yang anak SD juga tau bahwa kedua gas ini ada dimana-mana dan berperan untuk bernapas jangan lupain Metana. Metana ini terkandung juga dalam kentut kalian-kalian semua. Masih enggak percaya, tangkap kentut kamu dan bungkus dalam kantung plastik, ikat rapat-rapat dan buka kantung plastiknya di dekat hidung kamu. Maka kamu akan mengalami gangguan indra penciuman karena hidung kamu rusak oleh kentut sendiri. Hehe, peace malah ngelantur gak beres. Untuk info, manusia menyumbang 0,12 kg/tahun ke atmosfer.

    Metana juga ada di kentut hewan pemamah biak, seperti: sapi, kambing, babi, dan domba. Si Metana ini juga ada di rayap. Semua itu dihasilkan oleh proses metanogenesis. Metanogenesis merupakan salah satu bentuk respirasi anaerob yang digunakan oleh organisme yang menempati tempat pembuangan akhir, hewan pemamah biak, dan rayap. Reaksinya begini:

    CO2 + 8 H+ + 8 e menjadi CH4 + 2 H2 O

    Dan dari proses metanogenesis inilah yang paling banyak menghasilkan gas metana di alam.
    Penanaman padi juga menghasilkan metana yang enggak sedikit dalam masa pertumbuhannya.

Manfaat Metana banyak juga lho..

    Metana sebagai komponen utama gas alam, jadi dapat dimanfaatkan untuk bahan bakar. Dengan menggunakan metana bisa nyalain kompor gas yang tentunya sudah diedit.

    Metana juga bisa membangkitkan listrik. Dari acara laptop si Unyil dengan cara memanfaatkan buah busuk dan didiamkan dengan dalam ruangan tanpa oksigen sehingga gas metana keluar dari proses metanogenesis ini. Selanjutnya gas metana dialirkan melalui pipa untuk menggerakan generator yang membangkitkan listrik deh.

    Metana dalam bentuk terkompresi juga dapat dipakai sebagai bahan bakar kendaraan, dan terbukti lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar bensin dan diesel.

Bahaya Metana....


    Bahaya Metana cuma satu, tapi sangat menyakitkan. Yaitu Metana itu salah satu gas rumah kaca. Yang dapat merusak atmosfer bumi. Kebayang kan? Sudah banyak artikel dan berita yang menjelaskan efek rumah kaca yang menyebabkan peningkatan iklim dan suhu bumi yang dapat mencairkan es di kutub selatan. Dikabarkan gas Metana menyumbang 20% efek rumah kaca secara global.

    Konsentrasi Metana sebenernya sih sudah dapat dikendalikan dengan alami, namun banyak kegiatan manusia yang banyak menghasilkan gas metana secara berlebihan menjadikan populasi Metana di atmosfer sudah mencapai batas kewajaran. Kalian perlu kaget bahwa bahaya emisi Metana di atmosfer 23 kali lebih ganas dibandingkan karbondioksida. Selama ini saja, kita masih takut dengan karbondioksida yang mencemarkan udara, ditambah Metana yang bahayanya 23 kali lipat.. seksi abis. Dan katanya pada 2008, kandungan Metana di atmosfer mencapai 1800 nmol/mol. Saya enggak tahu berapa yang jelas itu sudah banyak sekali. Kasihan bumi ini, sudah banyak menanggung beban. Pukpuk.



    Oh iya, soal kentut sapi. Kalian pasti membayangkan kentut dan sapi adalah 2 icon yang pas untuk ditertawakan, apalagi kentut. Hahaha kentut kamu bau kan? Tuh kan terbukti lucu, tapi garing. Kentut sapi ini berbahaya, karena kentut sapi ini yang banyak menghasilkan gas metana. Apalagi populasi sapi di dunia ini enggak sedikit bro.

    Ini datanya.. dari Nasa’s Goddard Insttite for Space Sciece.
Nyumbang-nyumbang..

    Kalkulasi emisi gas metana yang dihasilkan oleh hewan dan manusia setiap tahun:
1.    Western Cattle: 120 kg/tahun
2.    Non western cattle: 60 kg/tahun
3.    Domba: 8 kg/tahun
4.    Babi: 1,5 kg/tahun
5.    Manusia: 0,12kg/tahun

Kalo enggak salah Western Cattle itu peternakan terbesar di dunia deh sob. Coba searching di mesin pencari kamu, dan komen ya.

Bener-bener amazing, gara-gara hewan pemamah biak, “sebuah studi yang paling baru pada 2009 menyebutkan bahwa 51% emisi gas rumah kaca dihasilkan oleh siklus hidup dan rantai pengiriman produk ternak, termasuk semua daging, susu dan produk samping lainnya, dan proses pengangkutan mereka.” Anjirr..

Dari artikel Bu Anj*ni juga menyebutkan bahwa gas metana dari sapi menyumbang lebih dari 30% total emisi penyebab efek rumah kaca negara Argentina. Iya Argentina, negara penghasil sapi terbesar di dunia. Nyumbang segitu banyaknya kentut sapi buat Bumi.

Solusi mana solusi?

    Saya juga enggak tahu, pusing. Kentut saya aja bau apalagi kentut sapi. Tapi yang saya ingatkan jangan salahkan sapinya, salahkanlah gas Metana-nya.

    Saya sih berharap ada Doraemon yang mau memberi alat penghisap gas Metana.

    Saya juga berharap ada tumbuhan atau hewan yang bernapas menghirup gas Metana dan mengeluarkan gas oksigen.

    Peternakan sapi juga harusnya dilakukan di bawah tanah, biar gas Metana tidak menyebar ke atmosfer. Underground gitu sob.

    Alat penyerap kentut.

    Sapi disuntikkan vaksin anti gas Metana, menghilangkan metana dari usus mereka.

    Di dubur tempat keluarnya kentut sapi, harus disumpel alat penyaringan Metana.

    Atau es di kutub diangkut pake roket ke luar angkasa.. beres.

Source:
1.    http://id.wikipedia.org/wiki/Metana
2.    http://www.jejaringkimia.web.id/2010/12/mengenal-gas-metana.html
3.    google.com/images/

1 komentar:

  1. Nice! Akhirnya ngerti juga metana itu apa hehehe

    BalasHapus

Terserah..