Parabola Yang Disuruh Ulangan PKn..

19.30.00

Untuk blog.
Ditulis pada tanggal 13 Mei 2014.

Canggih abis!

    Hari minggu kemarin lusa adalah hari yang pantas dicatat dalam sejarah kehidupan saya ini, pasalnya hari itu adalah pemasangan parabola di rumah saya. Penderitaan saya cukup lama untuk mengakhiri puasa hiburan yang bila datang ke rumah, satu-satunya hiburan adalah laptop saya. Di laptop pun terbatas, hanya video-video yang saya download dari youtube atau semacamnya. Kalau lagi bosen sama si Lepo (Leptop Kepo, nama yang saya berikan untuk laptop yang hina ini), saya ngejailin adik saya yang lagi pura-pura sibuk belajar karena mau Ujian Nasional. Menggelitik pergelangan kakinya adalah hal yang sering dilakukan, dia suka ngamuk kalo saya gituin. Hehehe. Yang sangat disayangkan adalah channel Kompas TV enggak ketangkep di parabola. Nasib-nasib. Padahal dari youtube suka download acara #Kepo, Stand Up Comedy 4, Socmed juga dari Kompas TV channel tentunya. Saya pengen nonton langsung dari channel televisinya, teman. Tapi harusnya saya bersyukur, itu juga pemberian dari orang tua, terutama Ibu yang emang ngebet banget pengen beli parabola akibat rindu akan ceramah Ustadz Maulana di Trans TV, “Jama.. aahhh!! Ooooo.. Jama.. aaahhhh!! Alhamdu... lillah..” terimakasih Ya Allah engkau telah berikan hamba parabola. Walaupun Kompas TV masih enggak ada, tapi channelnya banyak. Sampe bingung mau liat apa. Hehe.

Bengek!


    Selasa, Sports Day. Bagian lari. Banyak yang bengek. “Uhuk-uhuk.. uhuk!!” begitulah bunyinya, wajahnya semrawut, itulah Guru Olahraga.
    “Fauzy! Sini kamu!” korannya dilemparkan ketika menyebut nama saya.
    “Apa pak?”
    “Batuk Fauzy?” dengan menirukan gaya Andre Taulani di iklan obat batuk. Kirain mau memenggal leher saya karena saya ngatain wajahnya semrawut.
    “Enggak pak. Saya cuma TBC.”

    Sehabis shalat Dhuha, beredar kabar bahwa pelajaran fisika hari ini akan membahas materi Alat Optik. Dan Ibu Gurunya yang super sekali tegas akan memberikan pre-test dulu sebelum materi diberikan. Untuk mengetes kemampuan belajar kami dari hasil membaca. Saya adalah orang yang selalu telat untuk mempersiapkan sesuatu untuk segala macam test maupun ulangan. Dan info selalu saya dapatkan sangat terlambat. Walhasil setelah mendapat kabar itu, saya langsung menuju kelas karena pelajaran akan dimulai 10 menit lagi.

    Materi terbaca sedikit. Yang penting ada materi yang nyangkut. Bekal terpenuhi, sedikit. Saya siap pre-test fisika.

    30 menit kemudian. Guru PKn masuk. Dia memberikan ulangan tentang Lembaga Pemerintahan di Indonesia yang sudah dijanjikan kemarin, “Besok atau rabu ulangan ya kalau ada jam pelajaran yang kosong.” Kata-kata itu teringat kembali, dan saya belum mempersiapkan apa-apa.

Anji*g belum ngapalin!


    Materi Alat Optik akankah ada kesinambungan dengan Lembaga Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif? Pre-test Fisika tidak jadi dan malah ulangan harian PKn. Benar kata Charly ST12 di lagunya mengatakan,

Dunia pasti berputar.”

    Minggu sore memakai motor matic Yamaha Mio milik teman saya yang biasa dipanggil Otoy namun bernama asli Aldi (jauh banget ya?) untuk mengambil jersey ke coach Dedi. Jangan protes! Nama panggilan selalu tidak bisa ditebak. Seperti kaum cewek. Maunya apa sih, saya nanya lagi ngapain. Malah dijawab, lagi datang bulan. Saya kan nanya serius dijawabnya malah becanda. Motor maticnya Otoy ini sangat susah untuk dikendarai. Saya terbiasa mengendarai motor yang ada giginya, sekarang membawa motor yang enggak ada giginya. Otomatis saya enggak bisa ngunyah makanan pake motor matic, sebab enggak punya gigi. Berarti sebutan lain motor matic adalah motor ompong. Hehe.

    Motor Otoy berhasil membawa saya menuju rumah Coach Dedi, walaupun di jalan kami sudah tabrakan dengan motor lain sekitar 26 kali dan 3 kali menabrak pagar rumah orang. Ditemani oleh Dhika alias Goyang saya bertamu ke rumah coach Dedi yang angker. Setelah 3 bulan kempot-kempotan nahan jajan, saya berhasil melunasi jersey yang sudah diidam-idamkan dari sejak saya masih berbentuk sperma dalam testis Bapak. Ngomong-ngomong, saya masuk berita loh. Jadi headline.

Sumber: Daily Planet

       Sebagai pemain bola yang masih amatir, saya merasa bangga. Mari kita teriakkan, “Jama.. aahhh!! Ooooo.. Jama.. aaahhhh!! Alhamdu... lillah..”

    Terima kasih, Ya Allah....
    Terima kasih, Ibu.
    Terima kasih, Bapak.
    Terima kasih, Otoy dan Goyang.
    Terima kasih, semuanyaaa...

Baca cerita yang lain yuk!

4 yang komentar.

  1. Batuk fafaf-Uzy :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berani anonim loe! Keluarkan dirimu "Ahmad Fathin Al-Fawaz!!!!" {9-,-}9

      Hapus

Terserah..

Total Tayangan Laman